|
A. Siklus Belajar Individu di Masyarakat
Secara singkat
pendidikan merupakan produk
dari masya-
rakat, karena
apabila kita sadari
arti pendidikan sebagai
proses
transmisi pengetahuan, sikap,
kepercayaan, keterampilan dan
aspek-aspek kelakuan
lainnya kepada generasi
muda maka selu-
ruh upaya
tersebut sudah dilakukan
sepenuhnya oleh kekuatan-
kekuatan masyarakat.
Hampir segala sesuatu
yang kita pelajari
merupakan
hasil hubungan kita dengan orang lain baik di rumah,
sekolah,
tempat permainan, pekerjaan dan sebagainya. Wajar pula
apabila segala
sesuatu yang kita
ketahui adalah hasil
hubungan
timbal
balik yang ternyata sudah
sedemikian rupa dibentuk oleh
masyarakat
kita.
Bagi masyarakat
sendiri hakikat pendidikan
sangat berman-
faat bagi
kelangsungan dan proses
kemajuan hidupnya. Agar
masyarakat itu
dapat melanjutkan eksistensinya, maka
kepada
anggota
mudanya harus diteruskan nilai-nilai, pengetahuan, kete-
rampilan
dan bentuk tata perilaku lainnya yang diharapkan akan
dimiliki oleh
setiap anggota. Setiap
masyarakat berupaya mene-
ruskan kebudayaannya dengan
proses adaptasi tertentu
sesuai
corak
masing-masing periode jaman kepada generasi muda mela-
lui pendidikan,
secara khusus melalui
interaksi sosial. Dengan
demikian
pendidikan dapat diartikan sebagai proses sosialisasi.
Dalam
pengertian tersebut, pendidikan sudah dimulai semen-
jak
seorang individu pertama kali berinteraksi dengan lingkungan
eksternal
di luar dirinya, yakni keluarga. Seorang bayi yang baru
lahir tentunya
hidup dalam keadaan
yang tidak berdaya
sama
sekali. Menyadari
hal demikian sang
ibu berupaya memberikan
segala bentuk
curahan kasih sayang
dan buaian cinta
kasih
melalui air
susunya, perawatan yang
lembut serta gendongan
yang begitu
mesra kepada si
bayi. Begitulah proses
tersebut
berlangsung
selama si bayi masih tetap memerlukan pertolongan
intensif
dari manusia lain. Sampai pada umur lima tahun bayi itu
tumbuh dan
berkembang dengan sehat
di dalam mahligai
cinta
|
Liana Arum Purwitasari
tanpa tanda jasa
Minggu, 06 Mei 2012
Bab III PENDIDIKAN DAN MASYARAKAT
Jumat, 04 Mei 2012
seni tari dan drama
1. Unit 2 DASAR-DASAR SENI RUPA, SENI MUSIK DAN SENI TARI Oleh
Zakarias Soeteja
Bandi Sobandi
Nanang Supriyatna
Beben Barnas
2. Untuk memudahkan pemahaman saudara Unit ini akan dibagi dalam tiga sub unit sebagai berikut : Sub Unit 1 Dasar-Dasar Seni Rupa Sub Unit 2 Dasar-Dasar Seni Musik Sub Unit 3 Dasar-dasar Seni Tari
3. Sub Unit 1 DASAR-DASAR SENI RUPA A. Pengertian Seni Rupa Seni rupa adalah cabang seni yang pencerapannya terutama melalui indera pengelihatan (mata). Cara pencerapannya inilah yang terutama mebedakan dengan jenis seni lain seperti seni musik yang pencerapannya terutama menggunakan indera pendengaran (auditori). Pada awalnya, secara sederhana terjemahan seni rupa di dalam Bahasa Inggris adalah fine art. Namun sesuai perkembangan dunia seni modern, istilah fine art menjadi lebih spesifik kepada pengertian seni rupa murni untuk yang membedakannya dengan desain dan kriya yang disebut applied art dalam bahasan visual arts (seni visual).
4. B. Bentuk dan Jenis Karya Seni Rupa Bentuk Karya seni Rupa Para ahli menggolongkan tentang jenis-jenis karya rupa. Penggolongan atas jenisnya adalah pembedaan antara karakteristik karya yang satu dengan yang lainnya. Berdasarkan dimensinya karya seni rupa terbagi dua yaitu, karya dua dimensi dan karya tiga dimensi. a. Karya dua dimensi (karya seni yang mempunyai ukuran panjang dan tebal) b. Karya tiga dimensi (mempunyai tiga ukuranpanjang, lebar dan tebal) atau memiliki ruang.
5. Berdasarkan kegunaan dan fungsinya, karya seni rupa digolongkan ke dalam : a. karya seni murni (pure art/fine art) yaitu karya seni yang diciptakan semata-mata untuk dinikmati keindahan atau keunikannya saja tanpa atau tidak memiliki fungsi praktis. b. Karya Seni pakai (useful art/applied art) adalah karya seni rupa yang prinsip pembentukannya mengikuti fungsi tertentu dalam kehidupan sehari-hari.
6. Adapun yang dimaksud dengan ”gaya” dalam karya seni rupa, adalah model penampilan dari suatu karya. Contohnya antara lain: Gaya dekoratif, yaitu penampilan karya yang lebih mengutamakan keindahan garis, bidang warna. b. Gaya naturalis, yaitu penampilan karya yang memperlihatkan ketelitian seniman dalam menggambarkan objek secara rinci, sesuai dengan bentuk aslinya (haslinya menyerupai hasil pemotretan). c. Gaya abstrak, yaitu penampilan/pengwujudan karya yang tidakmengingatkan kepada bentuk atau objek yang ada di alam. d. Gaya stilasi, yaitu penampilan objek dengan menggayakan atau membuat indah, dengan garis meliuk-liuk, melingkar-lingkar agar tampak indah (dalam hal ini, stilasi dapat dipandang bagian dari dekorasi).
7. 2. Jenis Karya Seni Rupa Seni lukis Seni lukis merupakan kegiatan pengolahan unsur-unsur seni rupa seperti garis, bidang, warna dan tekstur pada bidang dua dimensi. Adapun seni lukis yang kita kenal saat ini dibuat pada kanvas, dapat disebut seni lukis modern. Beberapa seniman seni lukis modern indonesia yang namanya sudah dikenal di mancanegara diantaranya : affandi, popo, iskandar, fajar sidik, dsb. Seni patung. Karya seni patung diwujudkan melalui pengolahan unsur-unsur seni rupa pada bidang tiga dimensi. Bahan yang digunakan dapat berupa bahan alami (kayu, batu), bahan logam (besi, perunggu) atau bahan sintesis. Tekniknya yaitu pahat, ukir, cor, dsb.
8. Seni grafis atau cetak Seni grafis adalah cabang seni rupa yang tergolong ke dalam bentuk dua dimensi. Sesuai dengan proses pencetakannya, karya seni grafis terbagi menjadi 4 jenis : Cetak tinggi Prinsip cetak ini adalah bagian yang bertinta adalah bagian yang paling tinggi. Bagian ini bila diterakan atau dicetakkan, tinta atau gambar akan berpindah ke atas permukaan kertas. Cetak dalam Prinsip cetak dalam adalah hasil cetakan yang diperoleh dari celah garis bagian dalam dari plat klisenya bukan bagian tingginya seperti stempel atau cap. Teknik cetak ini merupakan kebalikan dari teknik cetak tinggi. Acuan cetak yang digunakan adalah lempengan tembaga atau seng yang diberi kedalaman untuk tempat tinta.
9. Cetak saring Disebut juga serigrafi atau sablon. Prinsip cetak ini adalah mencetak gambar melalui saringan yang diberi batasan-batasan tertentu Cetak datar cetak datar atau planografi adalah memanfaatkan perbedaan sifat minyak dan air serta acuan cetakan yang terbuat dari batu (litografi atau seng)
10. Seni kriya a. Pengertian Seni Kriya adalah hasil kebudayaan fisik yang lahir karena adanya tantangan dari lingkungan dan dari diri kriawan. Seni kriya diartika sebagai hasil daya cipta manusia melalui keterampilan tangan untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohaninya, serta umumnya dibuat dari bahan-bahan alam. Perkemabangan seni kriya Pperkembangan seni kriya sejalan dengan pertumbuhan seni rupa pada umumnya. Seni kriya dimulai sejak jaman batu dan logam, kemudian disambung dengan kebudayaan hindu di indonesia, munculnya kekuasaan kerajaan islam, masuknya zaman kolonialisme bangsa-bangsa eropa hingga abad modern saat ini.
11. Seni Bangunan (Arsitektur) Pada dasarnya seni bangunan merupakan bagian dari seni rupa, tetapi karena kekhususan yang dimilikinya seringkali seni bangunan dikelompokkan tersendiri dalam seni arsitektur. Berdasarkan bentuk dan fungsinya seni bangunan dapat dikategorikan sebagai seni pakai. Desain Desain merupakan kegiatan reka letak atau perancangan. Hampir semua karya seni rupa melalui proses perancangan sebelum diproduksi atau diwujudkan dalam bentuk jadi yang sesungguhnya.
12. Beberapa jenis desain yang dikenal di Indonesia antara lain: Desain Komunikasi Visual Desain ini awalnya lebih dikenal dengan istilah desain grafis, yaitu kegiatan seni rupa yang menyusun unsur-unsur grafis pada sebuah benda pakai. Karena lingkup yang dirasakan terbatas, pada perkembangan selanjutnya seni grafis menjadi bagian dari kegiatan desain komunikasi visual. Desain Interiror adalah kegiatan merancang tata letak suatu ruangan atau eksterior bangunan. Kegiatan ini dimaksudkan agar sebuah ruangan selain sesuai dengan fungsinya juga menjadi indah dan nyaman.
13. C. Unsur-Unsir Dasar Seni rupa Secara umum unsur-unsur yang mewujudkan sebuah karya seni rupa terdiri dari unsur fisik dan non fisik. Unsur fisik adalah bagian yang secara langsung dapat dilihat dan atau di raba dalam sebuah karya seni rupa seperti garis, bidang, bentuk, ruang, tekstur, warna dan tone (nada gelap terang). Adapun unsur non fisik adalah prinsip atau kaidah-kaidah umum yang digunakan untuk menempatkan unsur-unsur fisik dalam sebuah karya seni.
14. Unsur-unsur seni rupa Unsur-unsur seni rupa atau unsur-unsur visual tersebut umumnya dikelompokan sebagai berikut: 1. GARIS (line)Garis merupakan unsur mendasar dan unsur penting dalam mewujudkan sebuah karya seni rupa. Perwujudan karya seni rupa pada umumnya diawali dengan coretan garis sebagai rancangannya. 2. RAUT (Bidang dan Bentuk) Raut merupakan tampak, potongan atau bentuk dari suatu objek. Raut dapat terbentuk dari garis yang mencakup ukuran luas tertentu yang membentuk bidang. 3. RUANG. Unsur keruangan dari sebuah karya seni rupa menunjukan dimensi dari karya seni rupa tersebut. Ruang dua dimensi hanya menunjukan ukuran (dimensi) panjang dan lebar sedangkan ruang pada karya seni rupa tiga dimensi terbentuk karena adanya volume yang memberikan kesan kedalaman.
15. 4. TEKSTUR. Unsur tekstur atau barik adalah kualitas taktil dari suatu permukaan. Taktil artinya dapat diraba atau yang berkaitan dengan indra peraba. Disamping itu, tekstur juga dapat dimaknai sebagai penggambaran struktur permukaan suatu objek baik halus maupun kasar. 5. WARNA, Warna pada dasarnya merupakan kesan yang ditimbulkan akibat pantulan cahaya yang mengenai permukaan suatu benda. Pada karya seni rupa, warna dapat berwujud garis, bidang, ruang dan nada gelap terang. 6. GELAP-TERANG. Unsur gelap terang timbul karena adanya perbedaan intensitas cahaya yang jatuh pada permukaan benda. Perbedaan ini menyebabkan munculnya tingkat nada warna (value) yang berbeda.
16. D. Prinsip-prinsip Dasar Seni Rupa Prinsip-prinsip seni rupa adalah unsur non fisik dalam karya seni rupa berupa kaidah atau aturan baku yang diyakini oleh beberapa seniman secara konvensional dapat membentuk sebuah karya seni yang baik dan indah. Kaidah atau aturan baku ini disebut komposisi, Komposisi mencakup tiga bagian pokok yaitu: kesatuan (unity), keseimbangan (balance) dan irama (rhythm), penekanan, proporsi dan keselarasan.
17. 1. Kesatuan (unity), dalam karya seni rupa menunjukkan keterpaduan berbagai unsur (fisik dan non fisik) dengan karakter yang berbeda dalam sebuah karya. 2. Keseimbangan (balance), adalah penyusunan unsur-unsur yang berbeda atau berlawanan tetapi memiliki keterpaduan dan saling mengisi atau menyeimbangkan. Irama (rhythm). Dalam seni rupa, irama merupakan kesan gerak yang timbul dari penyusunan atau perpaduan unsurunsur seni dalam sebuah komposisi.
18. Sub Unit 2 KONSEP DASAR MUSIK A. Pengertian Seni Musik Seni Musik adalah salah satu cabang seni yang menggunakan bunyi sebagai media, ditinjau dari sumber bunyinya, bahannya dan cara memainkannya. Bahkan alat yang digunakan ada yang di tala maupun tidak. Hal inilah yang menyebabkan perbedaan antara musik yang satu dengan lainnya. B. Fungsi Musik Sejak dahulu hingga sekarang musik tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Setiap musik pasti memiliki fungsi yang berbeda antara yang satu dengan lainnya.
19. Dilihat dari fungsi dapat dikelompokan menjadi beberapa bagian, yaitu: 1. Musik sebagai media ekspresi Bagi para seniman, seni adalah merupakan satu-satunya media yang dapat dijadikan sebagai alat untuk mengungkapkan ekspresi yang ada di dalam dirinya. 2. Musik sebagai media hiburan Bagi masyarakat, musik-musik yang merupakan hasil karya cipta para seniman itu dapat memberikan hiburan di sela-sela kesibukannya sehari-hari. 3. Musik sebagai media upacara Musik-musik yang berkembang di masyarakat, selain memiliki fungsi untuk memberikan hiburan kepada masyarakat penggemarnya, ada pula musik-musik yang khusus diciptakan untuk kebutuhan upacara yang biasa dilakukan oleh masyarakat.
20. 4. Musik sebagai media komersial Bagi para seniman, kegiatan bermusik bukanlah hanya kegiatan untuk menyalurkan bakat dan hobbinya di dalam bidang musik, tetapi juga dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. 5. Musik sebagai iringan tari Jika kalian sering melihat pertunjukan tari, maka di dalam pertunjukan tari tersebut ada unsur musik yang khusus diciptakan untuk mendukung gerakgerak tari yang dipertunjukan. 6. Musik sebagai media pendidikan Sebagai media pendidikan, musik digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah. Musik misalnya, digunakan untuk menanamkan nilai-nilai kecintaan siswa terhadap tanah air melalui lagu-lagu perjuangan.
21. B. Teori Dasar Musik 1. Suara 2. Nada Suara dapat dibagi-bagi ke dalam nada yang memiliki tinggi nada atau tala tertentu menurut frekuensinya ataupun menurut jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. 3. Ritme Ritme adalah pengaturan bunyi dalam waktu. Birama merupakan pembagian kelompok ketukan dalam waktu. 4. Melodi Melodi adalah serangkaian nada dalam waktu. Rangkaian tersebut dapat dibunyikan sendirian, yaitu tanpa iringan 5. Harmoni Harmoni secara umum dapat dikatakan sebagai kejadian dua atau lebih nada dengan tinggi berbeda dibunyikan bersamaan, 6. Notasi Notasi musik merupakan penggambaran tertulis atas musik.
22. Sub Unit 3 DASAR-DASAR SENI TARI A. Pengertian Seni Tari Tari merupakan salah satu cabang seni yang diekspresikan melalui ungkapan gerak. Gerak-gerak yang diuntai dalam sebuah tarian merupakan ekspresi sang seniman sebagai alat komunikasi kepada orang lain, sehingga orang lain yang menikmatinya memiliki kepekaan terhadap sesuatu yang ada dalam dirinya maupun yang terjadi di sekitarnya (Syafii, 2000). Berdasarkan uraian di atas, berikut dikemukakan beberapa pengertian tari yang dikutip dari beberapa ahli atau pakar tari, 1. Curt Sahcs seorang ahli musik dan tari dari Jerman dalam bukunya World History of the Dance mengemukakan bahwa “tari adalah gerak yang ritmis”. 2. Corry Hartong dari Belanda dalam bukunya Danskunst, bahwa “tari adalah gerak-gerak yang diberi bentuk dan ritmis dari badan di dalam ruang”.
23. B. Unsur-Unsir Dasar Tari Gerak; Tari merupakan salah bentuk seni yang bisa dinikmati secara visual. Dari sebuah karya tari kita bisa menikmati tidak hanya melalui gerak-gerak yang indah, tapi kita juga melihat busananya, riasnya, propertinya, penarinya dan sebagainya. 2. Tenaga; Secara umum tenaga dibutuhkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan aktivitas kehidupannya di muka bumi ini. Dengan tenaga melahirkan adanya gerakan atau aktivitas.
24. c. Ritme/Irama; Unsur ritme/irama dalam tari penggunaannya akan berkaitan dengan waktu yang digunakan untuk menyelesaikan sebuah gerakan. Waktu sangat berkaitan dengan unsur irama yang memberi nafas sehingga tari tampak hidup. d. Ruang; Pengertian ruang dalam tari adalah tempat yang digunakan untuk kebutuhan gerak.
25. Keberhasilan penari di atas panggung, memerlukan penguasaan secara maksimal dari keempat kriteria ini karena keempatnya saling terkait satu dengan yang lainnya. Keempat kriteria tersebut yaitu: Wiraga yaitu kemampuan penari dalam membawakan tari dari penguasaan teknik gerak, kemampuan secara koreografi, tarian dari awal sampai akhir tarian dengan mulus tanpa cacat termasuk hapalan, ketepatan (teknik) melakukan/menarikan gerak dengan benar dan baik. Wirahma yaitu penguasaan kemampuan penari dalam melakukan gerakan sesuai atau tepat dengan irama musik pengiringnya. 3. Wirasa yaitu kemampuan penari dalam mengekspresikan dan menghayati tarian yang dibawakan. 4. Harmonis yaitu keserasian serta keterpaduan dari seluruh komponen tari yaitu wiraga, wirahma, dan wirasa ketika penari menari di atas panggung.
26. C. Fungsi Pertunjukan Tari di Masyarakat a. Pertunjukan Tari sebagai Sarana Ritual Pertunjukan tari sebagai sarana ritual yang berkembang di Indonesia terdiri dari dari dua jenis yaitu sebagai sarana ritual agama dan sebagai sarana ritual upacara adat. Pertunjukan tari yang banyak digunakan dalam upacara agama terdapat di Bali yang masyarakatnya mayoritas memeluk agama Hindu Dharma. b. Fungsi tari Sebagai Hiburan Pribadi Fungsi tari sebagai hiburan pribadi yaitu pertunjukan tari yang tidak memerlukan penonton, karena penikmat dari tari hiburan pribadi harus melibatkan diri di dalam pertunjukan (art by participation).
27. c. Fungsi Pertunjukan Tari Sebagai Presentasi estetis atau Tari Pertunjukan Yang dimaksud dengan tari sebagai presentasi estetis adalah tari yang diselenggarakan secara khusus dengan melalui penggarapan secara khusus pula. Seni tari dalam konteks pertunjukan melibatkan semua komponen yaitu penari, busana tari, penata tari, penata rias tari, pemain musik tari, penata panggung dengan berbagai perlengkapannya seperti dekorasi (setting), tata lampu, d. Fungsi Tari Sebagai Media Pendidikan Seperti telah diungkapkan pada awal tulisan sub unit ini, fungsi utama seni tari bagi anak-anak kuhususnya di sekolah dasar adalah sebagai media pendidikan. Potensi afektif dan psikomotorik anak dioptimalkan melalui pembelajaran tari disamping potensi kognitif melalui disiplin ilmu tari.
2. Untuk memudahkan pemahaman saudara Unit ini akan dibagi dalam tiga sub unit sebagai berikut : Sub Unit 1 Dasar-Dasar Seni Rupa Sub Unit 2 Dasar-Dasar Seni Musik Sub Unit 3 Dasar-dasar Seni Tari
3. Sub Unit 1 DASAR-DASAR SENI RUPA A. Pengertian Seni Rupa Seni rupa adalah cabang seni yang pencerapannya terutama melalui indera pengelihatan (mata). Cara pencerapannya inilah yang terutama mebedakan dengan jenis seni lain seperti seni musik yang pencerapannya terutama menggunakan indera pendengaran (auditori). Pada awalnya, secara sederhana terjemahan seni rupa di dalam Bahasa Inggris adalah fine art. Namun sesuai perkembangan dunia seni modern, istilah fine art menjadi lebih spesifik kepada pengertian seni rupa murni untuk yang membedakannya dengan desain dan kriya yang disebut applied art dalam bahasan visual arts (seni visual).
4. B. Bentuk dan Jenis Karya Seni Rupa Bentuk Karya seni Rupa Para ahli menggolongkan tentang jenis-jenis karya rupa. Penggolongan atas jenisnya adalah pembedaan antara karakteristik karya yang satu dengan yang lainnya. Berdasarkan dimensinya karya seni rupa terbagi dua yaitu, karya dua dimensi dan karya tiga dimensi. a. Karya dua dimensi (karya seni yang mempunyai ukuran panjang dan tebal) b. Karya tiga dimensi (mempunyai tiga ukuranpanjang, lebar dan tebal) atau memiliki ruang.
5. Berdasarkan kegunaan dan fungsinya, karya seni rupa digolongkan ke dalam : a. karya seni murni (pure art/fine art) yaitu karya seni yang diciptakan semata-mata untuk dinikmati keindahan atau keunikannya saja tanpa atau tidak memiliki fungsi praktis. b. Karya Seni pakai (useful art/applied art) adalah karya seni rupa yang prinsip pembentukannya mengikuti fungsi tertentu dalam kehidupan sehari-hari.
6. Adapun yang dimaksud dengan ”gaya” dalam karya seni rupa, adalah model penampilan dari suatu karya. Contohnya antara lain: Gaya dekoratif, yaitu penampilan karya yang lebih mengutamakan keindahan garis, bidang warna. b. Gaya naturalis, yaitu penampilan karya yang memperlihatkan ketelitian seniman dalam menggambarkan objek secara rinci, sesuai dengan bentuk aslinya (haslinya menyerupai hasil pemotretan). c. Gaya abstrak, yaitu penampilan/pengwujudan karya yang tidakmengingatkan kepada bentuk atau objek yang ada di alam. d. Gaya stilasi, yaitu penampilan objek dengan menggayakan atau membuat indah, dengan garis meliuk-liuk, melingkar-lingkar agar tampak indah (dalam hal ini, stilasi dapat dipandang bagian dari dekorasi).
7. 2. Jenis Karya Seni Rupa Seni lukis Seni lukis merupakan kegiatan pengolahan unsur-unsur seni rupa seperti garis, bidang, warna dan tekstur pada bidang dua dimensi. Adapun seni lukis yang kita kenal saat ini dibuat pada kanvas, dapat disebut seni lukis modern. Beberapa seniman seni lukis modern indonesia yang namanya sudah dikenal di mancanegara diantaranya : affandi, popo, iskandar, fajar sidik, dsb. Seni patung. Karya seni patung diwujudkan melalui pengolahan unsur-unsur seni rupa pada bidang tiga dimensi. Bahan yang digunakan dapat berupa bahan alami (kayu, batu), bahan logam (besi, perunggu) atau bahan sintesis. Tekniknya yaitu pahat, ukir, cor, dsb.
8. Seni grafis atau cetak Seni grafis adalah cabang seni rupa yang tergolong ke dalam bentuk dua dimensi. Sesuai dengan proses pencetakannya, karya seni grafis terbagi menjadi 4 jenis : Cetak tinggi Prinsip cetak ini adalah bagian yang bertinta adalah bagian yang paling tinggi. Bagian ini bila diterakan atau dicetakkan, tinta atau gambar akan berpindah ke atas permukaan kertas. Cetak dalam Prinsip cetak dalam adalah hasil cetakan yang diperoleh dari celah garis bagian dalam dari plat klisenya bukan bagian tingginya seperti stempel atau cap. Teknik cetak ini merupakan kebalikan dari teknik cetak tinggi. Acuan cetak yang digunakan adalah lempengan tembaga atau seng yang diberi kedalaman untuk tempat tinta.
9. Cetak saring Disebut juga serigrafi atau sablon. Prinsip cetak ini adalah mencetak gambar melalui saringan yang diberi batasan-batasan tertentu Cetak datar cetak datar atau planografi adalah memanfaatkan perbedaan sifat minyak dan air serta acuan cetakan yang terbuat dari batu (litografi atau seng)
10. Seni kriya a. Pengertian Seni Kriya adalah hasil kebudayaan fisik yang lahir karena adanya tantangan dari lingkungan dan dari diri kriawan. Seni kriya diartika sebagai hasil daya cipta manusia melalui keterampilan tangan untuk memenuhi kebutuhan jasmani dan rohaninya, serta umumnya dibuat dari bahan-bahan alam. Perkemabangan seni kriya Pperkembangan seni kriya sejalan dengan pertumbuhan seni rupa pada umumnya. Seni kriya dimulai sejak jaman batu dan logam, kemudian disambung dengan kebudayaan hindu di indonesia, munculnya kekuasaan kerajaan islam, masuknya zaman kolonialisme bangsa-bangsa eropa hingga abad modern saat ini.
11. Seni Bangunan (Arsitektur) Pada dasarnya seni bangunan merupakan bagian dari seni rupa, tetapi karena kekhususan yang dimilikinya seringkali seni bangunan dikelompokkan tersendiri dalam seni arsitektur. Berdasarkan bentuk dan fungsinya seni bangunan dapat dikategorikan sebagai seni pakai. Desain Desain merupakan kegiatan reka letak atau perancangan. Hampir semua karya seni rupa melalui proses perancangan sebelum diproduksi atau diwujudkan dalam bentuk jadi yang sesungguhnya.
12. Beberapa jenis desain yang dikenal di Indonesia antara lain: Desain Komunikasi Visual Desain ini awalnya lebih dikenal dengan istilah desain grafis, yaitu kegiatan seni rupa yang menyusun unsur-unsur grafis pada sebuah benda pakai. Karena lingkup yang dirasakan terbatas, pada perkembangan selanjutnya seni grafis menjadi bagian dari kegiatan desain komunikasi visual. Desain Interiror adalah kegiatan merancang tata letak suatu ruangan atau eksterior bangunan. Kegiatan ini dimaksudkan agar sebuah ruangan selain sesuai dengan fungsinya juga menjadi indah dan nyaman.
13. C. Unsur-Unsir Dasar Seni rupa Secara umum unsur-unsur yang mewujudkan sebuah karya seni rupa terdiri dari unsur fisik dan non fisik. Unsur fisik adalah bagian yang secara langsung dapat dilihat dan atau di raba dalam sebuah karya seni rupa seperti garis, bidang, bentuk, ruang, tekstur, warna dan tone (nada gelap terang). Adapun unsur non fisik adalah prinsip atau kaidah-kaidah umum yang digunakan untuk menempatkan unsur-unsur fisik dalam sebuah karya seni.
14. Unsur-unsur seni rupa Unsur-unsur seni rupa atau unsur-unsur visual tersebut umumnya dikelompokan sebagai berikut: 1. GARIS (line)Garis merupakan unsur mendasar dan unsur penting dalam mewujudkan sebuah karya seni rupa. Perwujudan karya seni rupa pada umumnya diawali dengan coretan garis sebagai rancangannya. 2. RAUT (Bidang dan Bentuk) Raut merupakan tampak, potongan atau bentuk dari suatu objek. Raut dapat terbentuk dari garis yang mencakup ukuran luas tertentu yang membentuk bidang. 3. RUANG. Unsur keruangan dari sebuah karya seni rupa menunjukan dimensi dari karya seni rupa tersebut. Ruang dua dimensi hanya menunjukan ukuran (dimensi) panjang dan lebar sedangkan ruang pada karya seni rupa tiga dimensi terbentuk karena adanya volume yang memberikan kesan kedalaman.
15. 4. TEKSTUR. Unsur tekstur atau barik adalah kualitas taktil dari suatu permukaan. Taktil artinya dapat diraba atau yang berkaitan dengan indra peraba. Disamping itu, tekstur juga dapat dimaknai sebagai penggambaran struktur permukaan suatu objek baik halus maupun kasar. 5. WARNA, Warna pada dasarnya merupakan kesan yang ditimbulkan akibat pantulan cahaya yang mengenai permukaan suatu benda. Pada karya seni rupa, warna dapat berwujud garis, bidang, ruang dan nada gelap terang. 6. GELAP-TERANG. Unsur gelap terang timbul karena adanya perbedaan intensitas cahaya yang jatuh pada permukaan benda. Perbedaan ini menyebabkan munculnya tingkat nada warna (value) yang berbeda.
16. D. Prinsip-prinsip Dasar Seni Rupa Prinsip-prinsip seni rupa adalah unsur non fisik dalam karya seni rupa berupa kaidah atau aturan baku yang diyakini oleh beberapa seniman secara konvensional dapat membentuk sebuah karya seni yang baik dan indah. Kaidah atau aturan baku ini disebut komposisi, Komposisi mencakup tiga bagian pokok yaitu: kesatuan (unity), keseimbangan (balance) dan irama (rhythm), penekanan, proporsi dan keselarasan.
17. 1. Kesatuan (unity), dalam karya seni rupa menunjukkan keterpaduan berbagai unsur (fisik dan non fisik) dengan karakter yang berbeda dalam sebuah karya. 2. Keseimbangan (balance), adalah penyusunan unsur-unsur yang berbeda atau berlawanan tetapi memiliki keterpaduan dan saling mengisi atau menyeimbangkan. Irama (rhythm). Dalam seni rupa, irama merupakan kesan gerak yang timbul dari penyusunan atau perpaduan unsurunsur seni dalam sebuah komposisi.
18. Sub Unit 2 KONSEP DASAR MUSIK A. Pengertian Seni Musik Seni Musik adalah salah satu cabang seni yang menggunakan bunyi sebagai media, ditinjau dari sumber bunyinya, bahannya dan cara memainkannya. Bahkan alat yang digunakan ada yang di tala maupun tidak. Hal inilah yang menyebabkan perbedaan antara musik yang satu dengan lainnya. B. Fungsi Musik Sejak dahulu hingga sekarang musik tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Setiap musik pasti memiliki fungsi yang berbeda antara yang satu dengan lainnya.
19. Dilihat dari fungsi dapat dikelompokan menjadi beberapa bagian, yaitu: 1. Musik sebagai media ekspresi Bagi para seniman, seni adalah merupakan satu-satunya media yang dapat dijadikan sebagai alat untuk mengungkapkan ekspresi yang ada di dalam dirinya. 2. Musik sebagai media hiburan Bagi masyarakat, musik-musik yang merupakan hasil karya cipta para seniman itu dapat memberikan hiburan di sela-sela kesibukannya sehari-hari. 3. Musik sebagai media upacara Musik-musik yang berkembang di masyarakat, selain memiliki fungsi untuk memberikan hiburan kepada masyarakat penggemarnya, ada pula musik-musik yang khusus diciptakan untuk kebutuhan upacara yang biasa dilakukan oleh masyarakat.
20. 4. Musik sebagai media komersial Bagi para seniman, kegiatan bermusik bukanlah hanya kegiatan untuk menyalurkan bakat dan hobbinya di dalam bidang musik, tetapi juga dapat dijadikan sebagai salah satu cara untuk mendapatkan penghasilan tambahan. 5. Musik sebagai iringan tari Jika kalian sering melihat pertunjukan tari, maka di dalam pertunjukan tari tersebut ada unsur musik yang khusus diciptakan untuk mendukung gerakgerak tari yang dipertunjukan. 6. Musik sebagai media pendidikan Sebagai media pendidikan, musik digunakan dalam proses pembelajaran di sekolah. Musik misalnya, digunakan untuk menanamkan nilai-nilai kecintaan siswa terhadap tanah air melalui lagu-lagu perjuangan.
21. B. Teori Dasar Musik 1. Suara 2. Nada Suara dapat dibagi-bagi ke dalam nada yang memiliki tinggi nada atau tala tertentu menurut frekuensinya ataupun menurut jarak relatif tinggi nada tersebut terhadap tinggi nada patokan. 3. Ritme Ritme adalah pengaturan bunyi dalam waktu. Birama merupakan pembagian kelompok ketukan dalam waktu. 4. Melodi Melodi adalah serangkaian nada dalam waktu. Rangkaian tersebut dapat dibunyikan sendirian, yaitu tanpa iringan 5. Harmoni Harmoni secara umum dapat dikatakan sebagai kejadian dua atau lebih nada dengan tinggi berbeda dibunyikan bersamaan, 6. Notasi Notasi musik merupakan penggambaran tertulis atas musik.
22. Sub Unit 3 DASAR-DASAR SENI TARI A. Pengertian Seni Tari Tari merupakan salah satu cabang seni yang diekspresikan melalui ungkapan gerak. Gerak-gerak yang diuntai dalam sebuah tarian merupakan ekspresi sang seniman sebagai alat komunikasi kepada orang lain, sehingga orang lain yang menikmatinya memiliki kepekaan terhadap sesuatu yang ada dalam dirinya maupun yang terjadi di sekitarnya (Syafii, 2000). Berdasarkan uraian di atas, berikut dikemukakan beberapa pengertian tari yang dikutip dari beberapa ahli atau pakar tari, 1. Curt Sahcs seorang ahli musik dan tari dari Jerman dalam bukunya World History of the Dance mengemukakan bahwa “tari adalah gerak yang ritmis”. 2. Corry Hartong dari Belanda dalam bukunya Danskunst, bahwa “tari adalah gerak-gerak yang diberi bentuk dan ritmis dari badan di dalam ruang”.
23. B. Unsur-Unsir Dasar Tari Gerak; Tari merupakan salah bentuk seni yang bisa dinikmati secara visual. Dari sebuah karya tari kita bisa menikmati tidak hanya melalui gerak-gerak yang indah, tapi kita juga melihat busananya, riasnya, propertinya, penarinya dan sebagainya. 2. Tenaga; Secara umum tenaga dibutuhkan oleh manusia untuk memenuhi kebutuhan aktivitas kehidupannya di muka bumi ini. Dengan tenaga melahirkan adanya gerakan atau aktivitas.
24. c. Ritme/Irama; Unsur ritme/irama dalam tari penggunaannya akan berkaitan dengan waktu yang digunakan untuk menyelesaikan sebuah gerakan. Waktu sangat berkaitan dengan unsur irama yang memberi nafas sehingga tari tampak hidup. d. Ruang; Pengertian ruang dalam tari adalah tempat yang digunakan untuk kebutuhan gerak.
25. Keberhasilan penari di atas panggung, memerlukan penguasaan secara maksimal dari keempat kriteria ini karena keempatnya saling terkait satu dengan yang lainnya. Keempat kriteria tersebut yaitu: Wiraga yaitu kemampuan penari dalam membawakan tari dari penguasaan teknik gerak, kemampuan secara koreografi, tarian dari awal sampai akhir tarian dengan mulus tanpa cacat termasuk hapalan, ketepatan (teknik) melakukan/menarikan gerak dengan benar dan baik. Wirahma yaitu penguasaan kemampuan penari dalam melakukan gerakan sesuai atau tepat dengan irama musik pengiringnya. 3. Wirasa yaitu kemampuan penari dalam mengekspresikan dan menghayati tarian yang dibawakan. 4. Harmonis yaitu keserasian serta keterpaduan dari seluruh komponen tari yaitu wiraga, wirahma, dan wirasa ketika penari menari di atas panggung.
26. C. Fungsi Pertunjukan Tari di Masyarakat a. Pertunjukan Tari sebagai Sarana Ritual Pertunjukan tari sebagai sarana ritual yang berkembang di Indonesia terdiri dari dari dua jenis yaitu sebagai sarana ritual agama dan sebagai sarana ritual upacara adat. Pertunjukan tari yang banyak digunakan dalam upacara agama terdapat di Bali yang masyarakatnya mayoritas memeluk agama Hindu Dharma. b. Fungsi tari Sebagai Hiburan Pribadi Fungsi tari sebagai hiburan pribadi yaitu pertunjukan tari yang tidak memerlukan penonton, karena penikmat dari tari hiburan pribadi harus melibatkan diri di dalam pertunjukan (art by participation).
27. c. Fungsi Pertunjukan Tari Sebagai Presentasi estetis atau Tari Pertunjukan Yang dimaksud dengan tari sebagai presentasi estetis adalah tari yang diselenggarakan secara khusus dengan melalui penggarapan secara khusus pula. Seni tari dalam konteks pertunjukan melibatkan semua komponen yaitu penari, busana tari, penata tari, penata rias tari, pemain musik tari, penata panggung dengan berbagai perlengkapannya seperti dekorasi (setting), tata lampu, d. Fungsi Tari Sebagai Media Pendidikan Seperti telah diungkapkan pada awal tulisan sub unit ini, fungsi utama seni tari bagi anak-anak kuhususnya di sekolah dasar adalah sebagai media pendidikan. Potensi afektif dan psikomotorik anak dioptimalkan melalui pembelajaran tari disamping potensi kognitif melalui disiplin ilmu tari.
seni
A . Pengertian Seni
Dalam bahasa Sanskerta, kata seni disebut
cilpa
. Sebagai kata sifat,
cilpa
berarti berwarna, dan kata jadiannya
su-cilpa
berarti dilengkapi dengan bentuk- bentuk yang indah atau dihiasi dengan indah. Sebagai kata benda
cilpa
berarti pewarnaan, arti ini kemudian berkembang menjadi segala macam kekriaan yangartistik.
Cilpacastra
yang banyak disebut-sebut dalam pelajaran sejarah kesenian,adalah buku atau pedoman bagi para
cilpin
, yaitu tukang, termasuk di dalamnyaapa yang sekarang disebut seniman. Saat itu belum ada pembedaan antaraseniman dan tukang. Pemahaman seni sebagai ekspresi pribadi belum ada dan senimerupakan ekspresi keindahan masyarakat yang bersifat kolektif. Pemahaman ini pada kenyataannya tidak hanya terdapat di India dan Indonesia saja, tetapi jugaterdapat di Barat pada masa lampau.Istilah
seni
yang disepadankan dengan kata
art
dalam bahasa Inggris berawal dari, istilah-istilah dalam bahasa Latin pada abad pertengahan
ars
,
artes
,dan
artista
.
Ars
berarti teknik atau
craftsmanship
, yaitu ketangkasan dankemahiran dalam mengerjakan sesuatu; adapun
artes
berarti kelompok orang-orang yang memiliki ketangkasan atau kemahiran; sedangkan
artista
adalahanggota yang ada di dalam kelompok-kelompok itu. Dengan demikian kata
artista
kiranya dapat dipersamakan dengan
cilpa
yang berasal dari bahasa Sansekerta.Kata a
rs
inilah yang kemudian berkembang menjadi
l'arte
(Italia),
l'art
(Perancis),
elarte
(Spanyol), dan
art
(Inggris), dan bersamaan dengan itu artinyapun berkembangan sedikit demi sedikit kearah pengertiannya seni ini. Walaupundemikian, di Eropa ada juga istilah-istilah lain yang berhubungan dengan seni,orang Jerman menyebut seni dengan
die Kunst
dan orang Belanda dengan
Kunst
,yang berasal dari akar kata yang lain walaupun dengan pengertian yang sama.Bahasa Jerman juga mengenal istilah
die Art
, yang berarti cara, jalan, atau modus,yang juga dapat dikembalikan kepada asal mula pengertian dan kegiatan seni,namun demikian
die Kunst
-lah yang digunakan untuk istilah kegiatan yang berhubungan dengan seni.Saat ini, seni sebagai segala bentuk yang memiliki nilai keindahan adalah pengertian yang dipahamai oleh masyarakat pada umumnya. Pengertian umumtersebut diantaranya seperti yang tercantum dalam Kamus Besar BahasaIndonesia, seni diartikan sebagai keahlian membuat karya yang bermutu (dilihatdari segi kehalusannya, keindahannya, dan sebagainya) (Depdikbud, 1989:816).Bentuk-bentuk (karya seni) yang memiliki nilai keindahan tersebut diyakinimemberikan kenikmatan dan kepuasan terhadap jasmani-rohani, pencipta(kreator) ataupun penikmatnya (apresiator). Kesenian tradisional kita, gamelanmisalnya, dikatakan sebagai paduan suara (nada) yang indah yang mengenakkantelinga (pendengaran). Hiasan berupa ukiran yang menempel pada dindingruangan memberikan kesemarakan pandangan mata. Tarian daerah yang lembutdan gemulai juga menyejukkan rasa, setelah kita menikmati dan menghayatinya.Pada kenyataannya istilah
seni adalah
segala bentuk yang memiliki nilaikeindahan
tidak selamanya bertahan sebagai satu-satunya definisi. Dalam senikontemporer (termasuk seni modern) yang dihasilkan seniman tidak hanya karyayang indah, tetapi juga karya yang dianggap tidak indah dan tidak menyenangkan.Banyak karya seni kini yang hadir justru “tidak menyenangkan”, tetapimenunjukkan berbagai persoalan yang rumit (sebagai problem kehidupan). Tema dalam seni yang “tidak menyenangkan” ini tumbuh dari manifestasi kesengsaraan,kemelaratan kekacauan atau bahkan protes sosial. Karya seni tersebut dibuatdalam berbagai bentuk ungkapan dengan berbagai teknik dan metode penciptaanyang eksperimental dan bernuansa ekspresif. Seringkali setelah menonton ataumenikmati karya seni teater atau musik kontemporer, perasaan kita serasadigelitik, atau pemikiran kita dikuras dalam upaya menelusuri alur cerita teater dan irama musik yang
absurd
(tidak mudah dimengerti, tdak enak didengar atautidak berujung pangkal).
wawasan seni
WAWASAN SENI
A. Pengertian Seni 1. Asal mula kata Seni ~ I Gusti Bagus Sugriwa : Seni →Sani (sangsekerta) artinya persembahan, pelayanan, dan pemberian. ~ Padmapusphita : Seni→(Genie/Belanda) →Genius (Latin) artinya kemampuan luar biasa yang di bawa sejak lahir. 2. Definisi Seni a. Seni sebagai Ketrampilan Suatu ketrampilan untuk membuat barang-barang atau mengerjakan sesuatu. b. Seni Sebagai Kegiatan Manusia Suatu kegiatan atau aktifitas manusia dalam melahirkan karya seni. 1) Leo Tolstoy Suatu kegiatan manusia yang secara sadar dengan perantara tanda-tanda lahiriah tertentu menyampaikan perasaan-perasaan yang telah dihayati kepada orang lain sehingga orang lain itu ikut merasakan perasaan-perasaan seperti yang ia alami.
2) Everyman Encyklopedia Segala sesuatu yang dilakukan orang bukan atas dasar dorongan kebutuhan pokoknya, melainkan apa saja yang dilakukan semata-mata karena kehendak akan kemewahan, kenikmatan ataupun kebutuhan spiritual.
3) Achdiat Kartamihardja Kegiatan rohani manusia yang merefleksi kenyataan dalam suatu karya yang berkat bentuk dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam alam rohani si penerimanya.
4) Thomas Munro Alat buatan manusia untuk menimbulkan efek-efek psikologis atas manusia lain yang melihatnya. c. Seni sebagai Karya Seni Seni meliputi setiap benda yang dibuat oleh manusia. d. Seni sebagai Keindahan (seni murni) Seni adalah segala macam keindahan yang diciptakan oleh manusia.
Ki Hadjar Dewantoro Segala perbuatan manusia yang timbul dari hidup perasaannya dan bersifat indah sehingga dapat menggerakkan jiwa perasaan manusia.
Teori Keindahan :
1. Teori Subyektif Memandang bahwa keindahan terletak pada diri yang melihat
2. Teori Objektif Memandang bahwa keindahan terletak pada objek yang dilihat.
Teori Subjektif 1) Socrates Keindahan adalah segala sesuatu yang menyenangkan dan memenuhi keinginan terakhir. 2) Emanuel Kant Keindahan adalah yang menyenangkan tanpa pamrih dan tanpa adanya konsep-konsep tertentu. 3) Fichte Keindahan bukan terletak pada objek, tetapi terdapat dalam batin atau jiwa. Teori Objektif 1) Santo Agustinus Keindahan ialah kesatuan bentuk-bentuk. 2) Thomas Aquinas Ada tiga syarat yang dikatakan indah: pertama kesatuan, kedua proporsi yang tepat, ketiga adanya klaritas atau kejelasan. 3) Herbert Read Keindahan adalah kesatuan hubungan bentuk-bentuk. e. Seni sebagai Proses Kreasi Seni adalah pengalaman estetik yang diwujudkan melalui kegiatan kegiatan kreatif yang menghasilkan karya pesona. B. Cabang-cabang Seni 1. Seni Rupa Menurut bentuknya: 1). Seni rupa dua dimensi ( dwi matra) 2). Seni rupa tiga dimensi ( tri matra ) Cabang-cabang seni rupa : Seni Lukis 1) Sketsa Macamnya : sketsa rencana, sketsa lukis dan sketsa catatan 2) Gambar Macamnya : gambar bentuk, gambar model, gambar ilustrasi, gambar dekorasi, gambar desain dan gambar arsitektur. 3) Lukisan b. Seni Reklame Berasal dari kata Re dan Clamo (Latin) Re artinya berulang-ulang/kembali dan Clamo artinya seruan/panggilan. Jenis-jenis reklame : 1) Iklan/advertensi 2) Sticker 3) Pamflet/plakat dan Selebaran 4) Etiket 5) Cap dagang 6) Katalogus 7) Logo/inisial 8) Slide 9) Etalase 10) Spanduk 11) Brosur 12) Poster 13) Baleho 14) Cut out display 15) Billboard (Reklame papan) 16) Name board (Papan nama) 17) Neon lamp-Neon box c. Seni Ilustrasi Berasal dari kata Ilustration (Inggris)→ Ilustrare (Latin) artinya : menjelaskan atau menerangkan sesuatu. Jenis-jenis Ilustrasi : 1) Ilustrasi cerita a) Ilustrasi cerita bergambar (komik) b) Ilustrasi cerpen atau novel/roman c) Ilustrasi kartun 2) Ilustrasi artikel 3) Ilustrasi cover 4) Karikatur 5) Vignet d. Seni Grafis Berasal dari kata grafos (Yunani ) yang artinya tulisan atau gambar yang dibuat dengan jalan menggoreskan benda tajam di atas lempengan batu atau logam Jenis-jenis cetakan (klise) seni grafis : 1). Cetak tinggi 2). Cetak dalam 3). Cetak datar 4). Cetak saring e. Seni Dekorasi Berasal dari kata decoration (Inggris) yang berati hiasan atau menghias. Macam-macam seni dekorasi : 1). Seni dekorasi dua dimensi a). Motif hias b). Seni lukis hias : Tempera, Al Fresco, Al Secco, mozaik, intarsia, Aplikasi, Mural, Kolase. 2). Seni dekorasi tiga dimensi a). Seni hias tiga dimensi b). Seni interior c). Seni eksterior f. Seni Patung Merupakan cabang seni yang proses penciptaannya diwujudkan lewat bentuk tiga dimensi sehingga dapat dilihat dari berbagai arah. g. Seni Kria Merupakan seni yang proses penciptaannya memerlukan skill atau ketrampilan yang tinggi 2. Seni Tari Seni yang dihasilkan dari gerak, mimik, dan tingkah laku seseorang. Unsur-unsur seni tari : a. Wiraga Wit : asal atau dasar, raga : badan/anggota tubuh. artinya penataan badan dan bagian tubuh lainnya yang bergerak. b. Wirama Suatu pola untuk mencapai suatu gerakan yang harmonis. c. Wirasa Merupakan tingkatan penghayatan dan penjiwaan dari sebuah tarian. Fungsi Tari : 1). Tarian sakral Jenis tarian yang dianggap suci atau keramat (adat, kepercayaan, keagamaan), misal tari Pendet, Rejang, Mapeling, Ngaben, dan Kuda Lumping. 2). Tarian profan Jenis tarian yang berhubungan dengan masyarakat. a). Tari pergaulan misal : tari Tayuban, Ketuk Tilu, dan Joged b). Tari pertunjukkan/tontonan ( tarian lepas dan dramatari ) misal : tari tunggal, berpasangan, dan kelompok. Tema Tari : 1). Tari pantomin Menirukan gerak-gerik alam, binatang, dan kehidupan manusia, misalnya : tari Kupu-kupu ; Merak; Berburu ; Nelayan dll. 2). Tari erotik Mengandung isi yang erotik atau percintaan, misalnya : tari Gambyong ; Joged ; Ma Engket ; Serampang 12 ; Anjasmara dll. 3). Tari heroik Mengandung unsur kepahlawanan atau berbentuk perang, misalnya : Tari Mandau ; Perang Gatot Kaca ; Arjuna melawan Cakil dll. Susunan/koreografi tari : 1). Tarian rakyat ( tidak mengindahkan norma-norma keindahan tertentu ) misal : tarian sakral dan tari profan 2). Tari klasik ( standar keindahan baku ) misal : tari Wayang ( Arjuna , Srikandi, Gatot Kaca, Balet) 3). Tari kreasi baru (mengutamakan selera penyusun ) misal : Kupu-kupu, Sekar Putri, Jaipong dll. 3. Seni Sastra Berasal dari kata susastra (Sangsekerta). Su→baik, bagus dan sastra→buku, tulisan atau huruf. Jadi kesusastraan artinya tulisan yang mempunyai bahasa yang indah dan baik. Seni sastra menurut bentuknya : a.Puisi 1). Puisi lama 2). Puisi baru 3). Puisi modern b. Prosa 1). Prosa lama 2). Prosa baru/modern c. Prosa Lirik Seni sastra menurut sifat dan isinya : 1). Epik (objektif ) 2). Lirik ( subjektif ) 3). Dramatik ( paparan ) 4. Seni Teater Berasal dari kata theatron (Yunani) yang artinya gedung pertunjukkan, pertunjukkan itu sendiri dan penonton. Istilah yang berhubungan dengan seni teater yaitu drama dan sandiwara. Drama→dramas (Yunani) artinya suatu perbuatan/ kumpulan pertunjukkan perikehidupan seseorang. Sandiwara (sangsekerta), sandi →rahasia/lambang, dan wara→pelajaran. Seni Drama (teater, sandiwara )→seni pertunjukkan yang menyajikan perikehidupan manusia di atas pentas. Pembagian drama Drama menurut masa : 1). Drama lama atau tradisional 2). Drama klasik atau sandiwara Drama menurut isi : 1). Drama tragedi 2). Drama komedi 3). Drama tragedi-komedi Jenis drama : 1). Drama tragedi 2). Drama komedi 3). Melodrama 4). Farce 5). Lelucon dan dagelan 6). Opera dan operette 7). Pantomim atau tableu Drama menurut teori mutakhir : 1). Drama teater 2). Drama film atau televisi 5. Seni Musik Asal mula kata musik ~ Berasal dari kata mousikos/mosike (Yunani ) atau musika/musa (Latin) atau muse (Inggris). Kata ini di ambil dari nama salah satu dewa Yunani yaitu mousikos yang dilambangkan sebagai dewa keindahan dan menguasai bidang kesenian dan ilmu pengetahuan. ~ Adapula yang mengatakan seni dari kaum muzen. Menurut pujangga Hesiodus, mahadewa Zeus dengan permaisurinya Muemosyna mempunyai sembilan putri : 1). Dewi Clio menguasai sejarah 2). Dewi Euterpe menguasai puisi liris 3). Dewi Thalia menguasai komedi 4). Dewi Melphomene menguasai tragedi 5). Dewi Erato menguasai pantomim dan syair cinta 6). Dewi Polyhymnia menguasai hymne 7). Dewi Calliope menguasai syair kepahlawanan 8). Dewi Urania menguasai bintang 9). Dewi Tersichore menguasai seni tari dan musik Arti musik a. Menurut R.G Esscher, Erickson dan Dr. Mantle hood, musik adalah gerakan dan totalitanya musik merupakan sifat-sifat ritmis, harmonis dan ia adalah suatu energi psikis yang segera menyatakan diri keluar dalam formasi nada-nada tertentu . b. Aaron Copland berpendapat bahwa musik terdiri dari empat unsur pokok yakni ; ritme, melodi, harmoni dan tone colour ( warna nada ) c. Para ahli ilmu jiwa berpendapat bahwa musik adalah bahasa atau curahan jiwa. Pendapat ini dianut oleh filosof Emanuel Kant. d. E. Hanslick berpendapat bahwa musik adalah gerakan bunyi (“ the essence of music sound in motion” ) e. Ditinjau dari segi ilmu fisika/ ilmu alam, menurut K.S Laurila musik adalah deretan nada yang secara obyektif tidak lebih dari getaran-geatran udara dan secara subjektif hanya kesan-kesan pendengaran saja. f. Ditinjau dari segi bentuknya musik adalah sekumpulan nada yang mengandung ritme, melodi dan harmoni yang keseluruhannya merupakan suatu kesatuan (unity) serta merupakan sutau pernyataan ide musikal tertentu. g. Menurut Aristoteles musik adalah curahan kekuatan tenaga batin dan tenaga penggambaran yang berasal dari gerak rasa dalam sutau rentetan suara (melodi) yang berirama. h. Pendapat lain menyatakan bahwa musik adalah totalita fenomena akustik yang diuraikan terdiri atas tiga unsur pokok yakni: 1) unsur yang bersifat material 2) unsur yang bersifat spiritual 3) unsur yang bersifat moral i. Adapula yang mengatakan bahwa musik adalah segala bunyi. Dan masih banyak lagi definisi yang lainnya Unsur-unsur musik 1. Ritme 2. Melodi 3. Harmoni 4. Tone colour (waran nada) 5. Kekuatan syair C. Fungsi Seni 1. Fungsi Umum Seni Menurut Charles Batteaux fungsi seni dibagi dua bagian : a. Seni murni/seni indah (pure art/fine art) Seni yang semata-mata hanya terikat pada kepentingan estetis. Penikmatannya lebih pada kebutuhan emosional. b. Seni pakai/seni guna (applied art/useful art) Seni yang diciptakan selain terikat kepentingan estetis juga terikat kepentingan utamanya. 2. Fungsi Individual Seni a. Fungsi Individual yang memenuhi kebutuhan emosional Seni merupakan sarana untuk mengungkapkan jiwa dan emosi, menyatakan keberadaan (existensi), menuangkan rasa estetis dan perasaan-perasaan lainnya. b. Fungsi Individual yang memenuhi kebutuhan fisik Seni yang penekanan penciptaanya lebih diutamakan pada kegunaan 3. Fungsi Sosial Seni a. Bidang Rekreasi b. Bidang Komunikasi c. Bidang Keagamaan d. Bidang Pendidikan D. Tujuan Seni 1. Tujuan Ritual 2. Tujuan Ekspresi 3. Tujuan Komersial
A. Pengertian Seni 1. Asal mula kata Seni ~ I Gusti Bagus Sugriwa : Seni →Sani (sangsekerta) artinya persembahan, pelayanan, dan pemberian. ~ Padmapusphita : Seni→(Genie/Belanda) →Genius (Latin) artinya kemampuan luar biasa yang di bawa sejak lahir. 2. Definisi Seni a. Seni sebagai Ketrampilan Suatu ketrampilan untuk membuat barang-barang atau mengerjakan sesuatu. b. Seni Sebagai Kegiatan Manusia Suatu kegiatan atau aktifitas manusia dalam melahirkan karya seni. 1) Leo Tolstoy Suatu kegiatan manusia yang secara sadar dengan perantara tanda-tanda lahiriah tertentu menyampaikan perasaan-perasaan yang telah dihayati kepada orang lain sehingga orang lain itu ikut merasakan perasaan-perasaan seperti yang ia alami.
2) Everyman Encyklopedia Segala sesuatu yang dilakukan orang bukan atas dasar dorongan kebutuhan pokoknya, melainkan apa saja yang dilakukan semata-mata karena kehendak akan kemewahan, kenikmatan ataupun kebutuhan spiritual.
3) Achdiat Kartamihardja Kegiatan rohani manusia yang merefleksi kenyataan dalam suatu karya yang berkat bentuk dan isinya mempunyai daya untuk membangkitkan pengalaman tertentu dalam alam rohani si penerimanya.
4) Thomas Munro Alat buatan manusia untuk menimbulkan efek-efek psikologis atas manusia lain yang melihatnya. c. Seni sebagai Karya Seni Seni meliputi setiap benda yang dibuat oleh manusia. d. Seni sebagai Keindahan (seni murni) Seni adalah segala macam keindahan yang diciptakan oleh manusia.
Ki Hadjar Dewantoro Segala perbuatan manusia yang timbul dari hidup perasaannya dan bersifat indah sehingga dapat menggerakkan jiwa perasaan manusia.
Teori Keindahan :
1. Teori Subyektif Memandang bahwa keindahan terletak pada diri yang melihat
2. Teori Objektif Memandang bahwa keindahan terletak pada objek yang dilihat.
Teori Subjektif 1) Socrates Keindahan adalah segala sesuatu yang menyenangkan dan memenuhi keinginan terakhir. 2) Emanuel Kant Keindahan adalah yang menyenangkan tanpa pamrih dan tanpa adanya konsep-konsep tertentu. 3) Fichte Keindahan bukan terletak pada objek, tetapi terdapat dalam batin atau jiwa. Teori Objektif 1) Santo Agustinus Keindahan ialah kesatuan bentuk-bentuk. 2) Thomas Aquinas Ada tiga syarat yang dikatakan indah: pertama kesatuan, kedua proporsi yang tepat, ketiga adanya klaritas atau kejelasan. 3) Herbert Read Keindahan adalah kesatuan hubungan bentuk-bentuk. e. Seni sebagai Proses Kreasi Seni adalah pengalaman estetik yang diwujudkan melalui kegiatan kegiatan kreatif yang menghasilkan karya pesona. B. Cabang-cabang Seni 1. Seni Rupa Menurut bentuknya: 1). Seni rupa dua dimensi ( dwi matra) 2). Seni rupa tiga dimensi ( tri matra ) Cabang-cabang seni rupa : Seni Lukis 1) Sketsa Macamnya : sketsa rencana, sketsa lukis dan sketsa catatan 2) Gambar Macamnya : gambar bentuk, gambar model, gambar ilustrasi, gambar dekorasi, gambar desain dan gambar arsitektur. 3) Lukisan b. Seni Reklame Berasal dari kata Re dan Clamo (Latin) Re artinya berulang-ulang/kembali dan Clamo artinya seruan/panggilan. Jenis-jenis reklame : 1) Iklan/advertensi 2) Sticker 3) Pamflet/plakat dan Selebaran 4) Etiket 5) Cap dagang 6) Katalogus 7) Logo/inisial 8) Slide 9) Etalase 10) Spanduk 11) Brosur 12) Poster 13) Baleho 14) Cut out display 15) Billboard (Reklame papan) 16) Name board (Papan nama) 17) Neon lamp-Neon box c. Seni Ilustrasi Berasal dari kata Ilustration (Inggris)→ Ilustrare (Latin) artinya : menjelaskan atau menerangkan sesuatu. Jenis-jenis Ilustrasi : 1) Ilustrasi cerita a) Ilustrasi cerita bergambar (komik) b) Ilustrasi cerpen atau novel/roman c) Ilustrasi kartun 2) Ilustrasi artikel 3) Ilustrasi cover 4) Karikatur 5) Vignet d. Seni Grafis Berasal dari kata grafos (Yunani ) yang artinya tulisan atau gambar yang dibuat dengan jalan menggoreskan benda tajam di atas lempengan batu atau logam Jenis-jenis cetakan (klise) seni grafis : 1). Cetak tinggi 2). Cetak dalam 3). Cetak datar 4). Cetak saring e. Seni Dekorasi Berasal dari kata decoration (Inggris) yang berati hiasan atau menghias. Macam-macam seni dekorasi : 1). Seni dekorasi dua dimensi a). Motif hias b). Seni lukis hias : Tempera, Al Fresco, Al Secco, mozaik, intarsia, Aplikasi, Mural, Kolase. 2). Seni dekorasi tiga dimensi a). Seni hias tiga dimensi b). Seni interior c). Seni eksterior f. Seni Patung Merupakan cabang seni yang proses penciptaannya diwujudkan lewat bentuk tiga dimensi sehingga dapat dilihat dari berbagai arah. g. Seni Kria Merupakan seni yang proses penciptaannya memerlukan skill atau ketrampilan yang tinggi 2. Seni Tari Seni yang dihasilkan dari gerak, mimik, dan tingkah laku seseorang. Unsur-unsur seni tari : a. Wiraga Wit : asal atau dasar, raga : badan/anggota tubuh. artinya penataan badan dan bagian tubuh lainnya yang bergerak. b. Wirama Suatu pola untuk mencapai suatu gerakan yang harmonis. c. Wirasa Merupakan tingkatan penghayatan dan penjiwaan dari sebuah tarian. Fungsi Tari : 1). Tarian sakral Jenis tarian yang dianggap suci atau keramat (adat, kepercayaan, keagamaan), misal tari Pendet, Rejang, Mapeling, Ngaben, dan Kuda Lumping. 2). Tarian profan Jenis tarian yang berhubungan dengan masyarakat. a). Tari pergaulan misal : tari Tayuban, Ketuk Tilu, dan Joged b). Tari pertunjukkan/tontonan ( tarian lepas dan dramatari ) misal : tari tunggal, berpasangan, dan kelompok. Tema Tari : 1). Tari pantomin Menirukan gerak-gerik alam, binatang, dan kehidupan manusia, misalnya : tari Kupu-kupu ; Merak; Berburu ; Nelayan dll. 2). Tari erotik Mengandung isi yang erotik atau percintaan, misalnya : tari Gambyong ; Joged ; Ma Engket ; Serampang 12 ; Anjasmara dll. 3). Tari heroik Mengandung unsur kepahlawanan atau berbentuk perang, misalnya : Tari Mandau ; Perang Gatot Kaca ; Arjuna melawan Cakil dll. Susunan/koreografi tari : 1). Tarian rakyat ( tidak mengindahkan norma-norma keindahan tertentu ) misal : tarian sakral dan tari profan 2). Tari klasik ( standar keindahan baku ) misal : tari Wayang ( Arjuna , Srikandi, Gatot Kaca, Balet) 3). Tari kreasi baru (mengutamakan selera penyusun ) misal : Kupu-kupu, Sekar Putri, Jaipong dll. 3. Seni Sastra Berasal dari kata susastra (Sangsekerta). Su→baik, bagus dan sastra→buku, tulisan atau huruf. Jadi kesusastraan artinya tulisan yang mempunyai bahasa yang indah dan baik. Seni sastra menurut bentuknya : a.Puisi 1). Puisi lama 2). Puisi baru 3). Puisi modern b. Prosa 1). Prosa lama 2). Prosa baru/modern c. Prosa Lirik Seni sastra menurut sifat dan isinya : 1). Epik (objektif ) 2). Lirik ( subjektif ) 3). Dramatik ( paparan ) 4. Seni Teater Berasal dari kata theatron (Yunani) yang artinya gedung pertunjukkan, pertunjukkan itu sendiri dan penonton. Istilah yang berhubungan dengan seni teater yaitu drama dan sandiwara. Drama→dramas (Yunani) artinya suatu perbuatan/ kumpulan pertunjukkan perikehidupan seseorang. Sandiwara (sangsekerta), sandi →rahasia/lambang, dan wara→pelajaran. Seni Drama (teater, sandiwara )→seni pertunjukkan yang menyajikan perikehidupan manusia di atas pentas. Pembagian drama Drama menurut masa : 1). Drama lama atau tradisional 2). Drama klasik atau sandiwara Drama menurut isi : 1). Drama tragedi 2). Drama komedi 3). Drama tragedi-komedi Jenis drama : 1). Drama tragedi 2). Drama komedi 3). Melodrama 4). Farce 5). Lelucon dan dagelan 6). Opera dan operette 7). Pantomim atau tableu Drama menurut teori mutakhir : 1). Drama teater 2). Drama film atau televisi 5. Seni Musik Asal mula kata musik ~ Berasal dari kata mousikos/mosike (Yunani ) atau musika/musa (Latin) atau muse (Inggris). Kata ini di ambil dari nama salah satu dewa Yunani yaitu mousikos yang dilambangkan sebagai dewa keindahan dan menguasai bidang kesenian dan ilmu pengetahuan. ~ Adapula yang mengatakan seni dari kaum muzen. Menurut pujangga Hesiodus, mahadewa Zeus dengan permaisurinya Muemosyna mempunyai sembilan putri : 1). Dewi Clio menguasai sejarah 2). Dewi Euterpe menguasai puisi liris 3). Dewi Thalia menguasai komedi 4). Dewi Melphomene menguasai tragedi 5). Dewi Erato menguasai pantomim dan syair cinta 6). Dewi Polyhymnia menguasai hymne 7). Dewi Calliope menguasai syair kepahlawanan 8). Dewi Urania menguasai bintang 9). Dewi Tersichore menguasai seni tari dan musik Arti musik a. Menurut R.G Esscher, Erickson dan Dr. Mantle hood, musik adalah gerakan dan totalitanya musik merupakan sifat-sifat ritmis, harmonis dan ia adalah suatu energi psikis yang segera menyatakan diri keluar dalam formasi nada-nada tertentu . b. Aaron Copland berpendapat bahwa musik terdiri dari empat unsur pokok yakni ; ritme, melodi, harmoni dan tone colour ( warna nada ) c. Para ahli ilmu jiwa berpendapat bahwa musik adalah bahasa atau curahan jiwa. Pendapat ini dianut oleh filosof Emanuel Kant. d. E. Hanslick berpendapat bahwa musik adalah gerakan bunyi (“ the essence of music sound in motion” ) e. Ditinjau dari segi ilmu fisika/ ilmu alam, menurut K.S Laurila musik adalah deretan nada yang secara obyektif tidak lebih dari getaran-geatran udara dan secara subjektif hanya kesan-kesan pendengaran saja. f. Ditinjau dari segi bentuknya musik adalah sekumpulan nada yang mengandung ritme, melodi dan harmoni yang keseluruhannya merupakan suatu kesatuan (unity) serta merupakan sutau pernyataan ide musikal tertentu. g. Menurut Aristoteles musik adalah curahan kekuatan tenaga batin dan tenaga penggambaran yang berasal dari gerak rasa dalam sutau rentetan suara (melodi) yang berirama. h. Pendapat lain menyatakan bahwa musik adalah totalita fenomena akustik yang diuraikan terdiri atas tiga unsur pokok yakni: 1) unsur yang bersifat material 2) unsur yang bersifat spiritual 3) unsur yang bersifat moral i. Adapula yang mengatakan bahwa musik adalah segala bunyi. Dan masih banyak lagi definisi yang lainnya Unsur-unsur musik 1. Ritme 2. Melodi 3. Harmoni 4. Tone colour (waran nada) 5. Kekuatan syair C. Fungsi Seni 1. Fungsi Umum Seni Menurut Charles Batteaux fungsi seni dibagi dua bagian : a. Seni murni/seni indah (pure art/fine art) Seni yang semata-mata hanya terikat pada kepentingan estetis. Penikmatannya lebih pada kebutuhan emosional. b. Seni pakai/seni guna (applied art/useful art) Seni yang diciptakan selain terikat kepentingan estetis juga terikat kepentingan utamanya. 2. Fungsi Individual Seni a. Fungsi Individual yang memenuhi kebutuhan emosional Seni merupakan sarana untuk mengungkapkan jiwa dan emosi, menyatakan keberadaan (existensi), menuangkan rasa estetis dan perasaan-perasaan lainnya. b. Fungsi Individual yang memenuhi kebutuhan fisik Seni yang penekanan penciptaanya lebih diutamakan pada kegunaan 3. Fungsi Sosial Seni a. Bidang Rekreasi b. Bidang Komunikasi c. Bidang Keagamaan d. Bidang Pendidikan D. Tujuan Seni 1. Tujuan Ritual 2. Tujuan Ekspresi 3. Tujuan Komersial
Langganan:
Postingan (Atom)